Pentingnya Peran AI di Industri HR

Dalam beberapa tahun belakangan ini, kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) berkembang sangat pesat. Dimana banyak aspek kehidupan kini terintegrasi dengan AI, tidak terkecuali peran dan tugas perkantoran yang mulai dialihkan kepada teknologi AI.

AI dianggap sebagai inovasi yang akan merevolusi pengelolaan SDM dengan mempermudah berbagai proses sumber daya manusia (HR), mulai dari proses rekrutmen hingga perencanaan pertumbuhan karier karyawan.

Pentingnya peran AI dalam bidang HR juga ditekankan oleh beberapa praktisi yang berpartisipasi dalam diskusi “HR Talk: Leveraging HR-Tech to Scale-Up Your Business” yang diselenggarakan oleh Jobseeker Company pada Kamis (29/2). Menurut data dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Agustus, 23), jumlah total tenaga kerja di Indonesia mencapai 147,71 juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka mencapai 5,32%, setara dengan 7,86 juta orang.

Chandra Ming, CEO Jobseeker Company, menganggap keberadaan AI dapat mempermudah pekerjaan HR dan perekrut dalam menjalankan tugas mereka. Dahulu, perekrut harus membuat dan memasang iklan lowongan secara manual, tetapi sekarang dengan adanya AI, perusahaan dapat membuat iklan secara otomatis.

Meskipun AI memberikan kemudahan, hal ini tidak berarti bahwa pekerja di sektor tersebut akan sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab mereka pada AI. Chandra menekankan bahwa masih ada tugas-tugas tertentu dalam HR yang tidak dapat digantikan oleh AI, seperti intuisi dalam mengevaluasi calon karyawan. AI digunakan untuk memudahkan HR dalam pengambilan keputusan, namun keputusan akhir tetaplah berada di tangan manusia.

Dalam kesempatan yang sama, Helmy Yahya, seorang ahli dalam bidang personal branding dan kepemimpinan, menyatakan bahwa kepemimpinan dan teknologi saling terkait dan menjadi pondasi penting untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di era digital ini. Dia menegaskan pentingnya untuk tidak takut memulai dan berpartisipasi dalam perubahan yang dihadirkan oleh teknologi AI.

Sementara itu, Dudi Arisandi, Chief People Officer Tiket.com, membahas hubungan penting antara strategi SDM, prinsip kepemimpinan, dan budaya organisasi. Baginya, keseimbangan antara ketiganya menciptakan pondasi yang kuat untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sesuatu yang masih belum dapat dikerjakan oleh AI.

Terima kasih kepada Jawa Pos karena telah meliput Acara Offline HR Talk: Leveraging HR-Tech to Scale-Up Your Business. 

 

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn

Rekrut
Kelola
Tingkatkan
Kinerja
HR Anda

Artikel Terkait